fbpx

Generasi Milenial Sesalkan PDIP Bela Kepala Daerah Yang Terkena OTT KPK

Jakarta (suaramilenial.com), PDI-Perjuangan mengaku akan memberi pembelaan kepada dua kadernya, yaitu Bupati Tulungagung Syahri Mulyo dan Wali Kota Blitar Muh Samanhudi Anwar, yang telah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap karena ada dugaan politisasi kasus.

“Kami tetap memberikan dukungan, dengan melakukan advokasi di Tulungagung dan Blitar, karena ada politisasi di situ, ada agenda-agenda tersembunyi dimana rakyat menyuarakan itu. Ini ada hal yang aneh,” kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (12/6).

Menyikapi Sikap PDIP yang membela kadernya yang terkena OTT KPK, generasi milenial menyampaikan penyesalannya karena ini sangat bertentangan dengan sikap PDIP selama ini yang anti korupsi. Dengan melakukan pembelaan terhadap kadernya yang tersangkut kasus korupsi tersebut sama saja mengingkari semangat anti korupsi yang selama ini telah digaungkan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Dan generasi milenial meragukan komitment PDIP terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.

Maka atas hal ini generasi milenial mendesak Presiden Jokowi segera mengambil alih komando PDIP dari tangan Megawati dan melakukan reformasi menyeluruh di internal PDIP sehingga PDIP bisa kembali ke semangat awalnya sebagai partai “wong cilik” yang anti korupsi. “Presiden Jokowi harus segera ambil alih jabatan ketua umum PDIP dan lakukan perombakan jajaran DPP PDIP sehingga PDIP dapat terbebas dari para koruptor” ungkap generasi milenial kepada redaksi suaramilenial.com

Mungkin Anda Menyukai

%d blogger menyukai ini: