fbpx

Kembesnas Sako SPN 2018 wujudkan pribadi profesional dan religius


Jakarta (suaramilenial.com) – Kemah besar nasional (Kembesnas) Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) 2018 akan mampu mewujudkan pribadi Pramuka yang profesional dan religius.

Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Prasetyo Sunaryo selaku majelis pembimbing Pramuka Sakonas SPN mengatakan hal itu saat  upacara Kembesnas Sako SPN 2018 mewakili Ketua Kwarnas Pramuka di bumi perkemahan Budi Mulya, Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat.

Prasetyo mengatakan Pramuka merupakan perekat bangsa dan menjadi kekuatan dalam mewujudkan cita-cita bangsa. Para anggota Pramuka disiapkan untuk menjadi pemimpin Indonesia di masa depan.

“Pendidikan Pramuka itu melengkapi pendidikan formal di sekolah maupun pendidikan informal di rumah,” kata Prasettyo dalam siaran persnya.

Ia menjelaskan, sejak 2013 pemerintah menetapkan kegiatan Pramuka menjadi ekstrakurikuler wajib di sekolah karena pentingnya pendidikan tersebut. “Kegiatan Pramuka menjadi andalan untuk mendidik dan membentuk karakter generasi muda yang lebih baik,” ujarnya.

Kembesnas Sako SPN 2018 diikuti oleh 1.300 peserta yang berasal dari 10 provinsi di Indonesia selama tiga hari, mulai dari tanggal 7-9 November 2018. Para peserta terdiri dari 3 satuan yaitu penegak, penggalang dan pembina.

Acara ini turut dihadiri kakak-kakak unsur Mabinas dan Mabi Sakonas, seperti perwakilan Gubernur  DKI, perwakilan Gubernur Banten, Kemenpora dan  jajarannya, dan Abdullah Syam (ketua umum LDII) beserta jajarannya serta Mabi Sakoda dan Sakocab dari 10 provinsi di Indonesia.

Dengan mengusung tema “Membangun Karakter Tangguh Mewujudkan Profesional Religius Di Era Milenial”, kegiatan Kembesnas kali ini menjadikan Badak Jawa sebagai maskotnya. Badak Jawa sendiri merupakan kepanjangan dari bhakti, dakwah, karya dan wibawa. Sejalan dengan tujuan terselenggaranya acara untuk membangun karakter tangguh untuk mewujudkan pribadi yang profesional dan religius.

Sementara itu, Ketua Sakonas SPN, Edwin Sumiroza mengatakan, melalui UU Nomor 12 tahun 2010, tentang Gerakan Pramuka bahwa Pramuka Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara, telah lima tahun hadir di seluruh Indonesia dan menjadi kepanjangan tangan dan mitra Kwartir di tingkat ranting hingga nasional,

“Sako SPN turut andil dalam menjangkau pendidikan karakter komunitas generas muda yang berpangkal di masjid dan pondok pesantren,” katanya.

Baca juga: Pramuka itu keren dan gaul lhoo

Baca juga: Pemerintah Kota Bogor wacanakan Kota Pramuka

Baca juga: Presiden saksikan prosesi Bhinneka Tunggal Ika pramuka

Pewarta: Ruslan Burhani
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © suaramilenial.com





sumber

Mungkin Anda Menyukai

%d blogger menyukai ini: